Kamis, 22 Oktober 2015

Komunikasi? Apa arti sebenarnya?

       Sebagai makhluk sosial tentunya sebagai manusia kita butuh manusia atau individu lain, bagaimana bisa terjadinya hubungan antara kita dengan individu lain tersebut? Ya, pastilah komunikasi yang akan memungkinkan adanya interaksi tersebut.


Apa Itu Komunikasi?



Menurut ahli :
"Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu ide dialihkan dari sumber kepada suatu penerimaan atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka"---Everett M. Rogers
"Komunikasi merupakan suatu interaksi dimana terdapat dua orang atau lebih yang sedang membangun atau melakukan pertukaran informasi dengan satu sama lain yang pada akhirnya akan tiba dimana mereka saling memahami dan mengerti"---Rogers & O. Lawrence Kincaid
Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) :
"komunikasi/ko·mu·ni·ka·si/ n 1 pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami; hubungan; kontak; 2 perhubungan;
-- dua arah komunikasi yang komunikan dan komunikatornya dalam satu saat bergantian memberikan informasi; 
-- formal komunikasi yang memperhitungkan tingkat ketepatan, keringkasan, dan kecepatan komunikasi; 
-- massa Kom penyebaran informasi yang dilakukan oleh suatu kelompok sosial tertentu kepada pendengar atau khalayak yang heterogen serta tersebar di mana-mana; 
-- sosial komunikasi antarkelompok sosial dalam masyarakat;

berkomunikasi/ber·ko·mu·ni·ka·si/ v mengadakan komunikasi; berhubungan;
mengomunikasikan/me·ngo·mu·ni·ka·si·kan/ v mengirim lewat saluran komunikasi; menyebarkan melalui saluran komunikasi: seorang manajer wajib ~ peraturan perusahaan kepada seluruh karyawan" "
Jadi, dari pendapat pengertian pengertian tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa komunikasi adalah pertukaran informasi baik verbal maupun non verbal, baik tertulis ataupun lisan, antar dua individu dimana setiap individu memiliki keperluannya masing-masing sehingga pada akhirnya masalah yang dihadapi kedua pihak dapat dituntaskan.




Jenis dan Proses Komunikasi

Jenis jenis komunikasi :


1. KOMUNIKASI MENURUT CARA PENYAMPAIAN
Pada dasarnya setiap orang dapat berkomunikasi satu sama lainnya karena manusia selain mahluk individu juga sekaligus mahluk sosial yang memiliki kebutuhan untuk berkomunikasi dengan sesamanya. Namun tidak semua orang dapat secara trampil berkomunikasi, oleh karena itu perlu dikenali berbagai cara penyampaian informasi.
Kiranya tidak terlalu sulit untuk mengenali cara-cara penyampaian informasi dalam komunikasi, karena pada dasarnya kita telah melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut cara penyampaian informasi dapat dibedakan menjadi :
a. Komunikasi Lisan
·       Komunikasi yang terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat bertatap muka, misalnya dialog dua orang, wawancara maupun rapat dan sebagainya.
·       Komunikasi yang terjadi secara tidak langsung karena dibatasi oleh jarak, misalnya komunikasi lewat telepon dan sebagainya.

b. Komunikasi Tertulis
Komunikasi Tertulis adalah komunikasi yang dilaksanakan dalam bentuk surat dan dipergunakan untuk menyampaikan berita yang sifatnya singkat, jelas tetapi dipandang perlu untuk ditulis dengan maksud-maksud tertentu.
Contoh-contoh komunikasi tertulis ini antara lain:
  • Naskah, yang biasanya dipergunakan untuk menyampaikan berita yang bersifat komplek.
  • Blangko-blangko, yang dipergunakan untuk mengirimkan berita dalam suatu daftar.
  • Gambar dan foto, karena tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata atau kalimat.
  • Spanduk, yang biasa dipergunakan untuk menyampaikan informasi kepada banyak orang.
Dalam berkomunikasi secara tertulis, sebaiknya dipertimbangkan maksud dan tujuan komunikasi itu dilaksanakan. Disamping itu perlu juga resiko dari komunikasi tertulis tersebut, misalnya aman, mudah dimengerti dan menimbulkan pengertian yang berbeda dari yang dimaksud.


2. KOMUNIKASI MENURUT KELANGSUNGANNYA
Di dalam proses komunikasi dapat kita ketahui terjadinya interaksi dua belah pihak tersebut sebagai berikut :
l. Komunikasi Langsung: Proses komunikasinya dilaksanakan secara langsung tanpa bantuan perantara orang ketiga ataupun media komunikasi yang ada dan tidak dibatasi oleh jarak.
2. Komunikasi Tidak Langsung:Proses komunikasinya dilaksanakan dengan bantuan pihak ketiga atau bantuan alat-alat atau media komunikasi.


3. KOMUNIKASI MENURUT PERILAKU
Komunikasi merupakan hasil belajar manusia yang terjadi secara otomatis, sehingga dipengaruhi oleh perilaku maupun posisi seseorang. Menurut perilaku, komunikasi dapat dibedakan menjadi :
l. Komunikasi Formal: Komunikasi yang terjadi diantara anggota organisasi / perusahaan yang tata caranya telah diatur dalam struktur organisasinya, misalnya rapat kerja perusahaan, konferensi, seminar dan sebagainya.
2. Komunikasi Informal: Komunikasi yang terjadi di dalam suatu organisasi atau perusahaan yang tidak ditentukan dalam struktur organisasi dan tidak mendapat pengakuan resmi yang mungkin tidak berpengaruh terhadap kepentingan organisasi atau perusahaan, misalnya kabar burung, desas-desus, dan sebagainya.
3. Komunikasi Nonformal: Komunikasi yang terjadi antara komunikasi yang bersifat formal dan informal, yaitu komunikasi yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas pekerjaan organisasi atau perusahaan dengan kegiatan yang bersifat pribadi anggota organisasi atau perusahaan tersebut, misalnya rapat tentang ulang tahun perusahaan, dan sebagainya.
Maka dapat diketahui bahwa komunikasi formal, informal dan nonformal saling berhubungan, dimana komunikasi nonformal merupakan jembatan antara komunikasi formal dengan komunikasi informal yang dapat memperlancar penyelesaian tugas resmi, serta dapat mengarahkan komunikasi informal kepada komunikasi formal.


4. KOMUNIKASI MENURUT MAKSUD KOMUNIKASI
Bila diperhatikan dengan seksama, maka dapat diketahui bahwa komunikasi dapat terlaksana bila terdapat inisiatif dari komunikator maka maksud terlaksananya komunikasi lebih banyak ditentukan oleh komunikator tersebut. Menurut maksud dilakukan komunikasi dapat dibedakan sebagai berikut:
  • Pidato
  • Ceramah
  • Memberi prasaran
  • Wawancara
  • Memberi perintah atau tugas
Dengan demikian jelas bahwa inisiatif komunikator menjadi faktor penentu, demikian pula kemafipuan komunikator tersebutlah yang memegang peranan keberhasilan proses komunikasinya.


5. KOMUNIKASI MENURUT RUANG LINGKUP
Ruang lingkup terjadinya komunikasi merupakan batasan jenis komunikasi ini. Maka dalam komunikasi menurut ruang lingkup dapat dibedakan sebagai berikut:
l. Komunikasi Internal: Komunikasi yang berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau perusahaan yang terjadi diantara anggota organisasi atau perusahaan tersebut saja.
Komunikasi Internal ini dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :
  • Komunikasi Vertikal, yaitu komunikasi yang terjadi dalam bentuk komunikasi dari atasan kepada bawahan, misalnya perintah, teguran, pujian, petunjuk dan sebagainya.
  • Komunikasi Horisontal, yaitu komunikasi yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi/ kantor diantara orang-orang yang mempunyai kedudukan sejajar.
  • Komunikasi Diagonal, yaitu komunikasi yang terjadi di dalam ruang lingkup organisasi atau kantor diantara orang – orang yang mempunyai kedudukan tidak sama pada posisi tidak sejalur vertikal.
2. Komunikasi Eksternal: Komunikasi yang berlangsung antara organisasi atau perusahaan dengan pihak masyarakat yang ada di luar organisasi atau perusahaan tersebut. Komunikasi dengan pihak luar dapat berbentuk :
  • Eksposisi, pameran, promosi, publikasi dan sebagainya
  • Konperensi pers( press release )
  • Siaran televisi, radio, dan sebagainya
  • Bakti sosial, pengabdian pada masyarakat, dan sebagainya
Komunikasi eksternal dimaksudkan untuk mendapat pengertian,kepercayaan, bantuan dan kerjasama dengan masyarakat.

6. KOMUNIKASI MENURUT ALIRAN INFORMASI
Informasi merupakan muatan yang menjadi bagian pokok dalam komunikasi, oleh karena itu arah informasi tersebut akan menentukan macam komunikasi yang sedang terjadi. Komunikasi menurut aliran informasi dapat dibedakan sebagai berikut :
  1. Komunikasi satu arah ( simplex )
Komunikasi yang berlangsung dari satu pihak saja (one way communication ). Pada umumnya komunikasi ini terjadi dalam keadaan mendesak atau darurat atau yang terjadi karena sistem yang mengaturnya harus demikian, misalnya untuk menjaga kerahasiaan atau untuk menjaga kewibawaan pimpinan.
  1. Komunikasi dua arah ( duplex )
Komunikasi yang bersifat timbal balik ( two ways communication ). Dalam hal ini komunikasi diberi kesempatan untuk memberikan respons atau feed back kepada komunikatornya. Maka komunikasi ini dapat memberikan kepuasan kedua belah pihak dan dapat menghindarkan terjadinya kesalah pahaman.
  1. Komunikasi ke atas
Komunikasi yang terjadi dari bawahan kepada atasan.
  1. Komunikasi ke bawah
Komunikasi yang terjadi dari atasan kepada bawahan.
  1. Komunikasi ke samping
Komunikasi yang terjadi diantara orang yang memiliki kedudukan sejajar.
Dengan demikian arah informasi tersebut akan dianut sebagai bentuk interaksi komunikasinya.


7. KOMUNIKASI MENURUT JARINGAN KERJA
Di dalam sebuah organisasi atau perusahaan komunikasi akan terlaksana menurut sistem yang ditetapkannya dalam jaringan kerja. Komunikasi menurut jaringan kerja ini dapat dibedakan menjadi :
·         
Komunikasi jaringan kerja rantai
Komunikasi terjadi menurut saluran hirarchi organisasi dengan jaringan komando sehingga mengikuti pola komunikasi formal.
·         
Komunikasi jaringan kerja lingkaran
Komunikasi terjadi melalui saluran komunikasi yang berbentuk seperti lingkaran. Saluran komunikasi lebih singkat dan merupakan kebalikan dari jaringan kerja rantai.
·         
Komunikasi jaringan bintang
Komunikasi ini terjadi melalui satu’sentral dan saluran yang dilalui lebih pendek.

8. KOMUNIKASI MENURUT PERANAN INDIVIDU
Komunikasi yang dilakukan oleh seseorang kepada pihak-pihak lain baik secara kelompok maupun secara individual. Dalam komunikasi ini peranan individu sangat mempengaruhi keberhasilan proses komunikasinya. Ada beberapa macam antara lain :
·         
Komunikasi antar individu dengan individu yang lain.
Komunikasi ini terlaksana baik secara nonformal maupun informal, yang jelas individu yang bertindak sebagai komunikator harus mampu mempengaruhi perilaku individu yang lain.
·         
Komunikasi antara individu dengan lingkungan yang lebih luas.
Komunikasi ini terjadi karena individu yang dimaksud memiliki kemampuan yang tinggi untuk mengadakan hubungan dengan lingkungan yang lebih luas.
·        
Komunikasi antara individu dengan dua kelompok atau lebih.
Dalam komunikasi ini individu berperanan sebagai perantara antara dua kelompok atau lebih, sehingga dituntut kemampuan yang prima untuk menjadi penyelaras yang harmonis.


9. KOMUNIKASI MENURUT JUMLAH YANG BERKOMUNIKASI
Komunikasi selalu terjadi diantara sesama manusia baik itu perorangan maupun kelompok. Oleh karena itu jumlah yang berkomunikasi akan mempengaruhi proses komunikasi itu sendiri, disamping sifat clan tujuan komunikasi itu dilaksanakan. Untuk itu dapat dibedakan sebagai berikut :
Komunikasi Intrapersonal: Komunikasi ini merupakan komunikasi dengan diri-sendiri baik disadari atau tidak, misalnya berpikir.

Komunikasi Perseorangan (Interpersonal/antarpribadi): Komunikasi yang terjadi secara perseorangan atau individual antara pribadi dengan pribadi tentang permasalahan yang bersifat pribadi juga. Dalam komunikasi ini dapat dilaksanakan secara langsung maupun lewat telepon namun tetap terjadi secara perseorangan.


10. DARI SEGI KEMASAN PESAN
komunikasi dapt dilakukan secara verbal (dengan berbicara) atau dengan nonverbal (diwakili bahasa isyarat).Komunikasi verbal : diwakili dalam penyebutan kata-kata,yang pengukapannya dapat dengan lisan atau tertulis.Komunikasi non verbal : terlihat dalam ekspresi atau mimik wajah,gerakan tangan,mata dan bagian tubuh lainnya.
(sumber : klik disini)

PROSES KOMUNIKASI



 Proses komunikasi adalah cara bagaimana proses komunikasi itu terjadi, proses ini meliputi :
1. Komunikator 
Komunikator adalah sumber dari informasi atau bagian awal dari komunikasi, tanpa adanya komunikator proses komunikasi tidak akan berjalan karena tidak ada yang akan disampaikan. Tugas komunikator disini adalah menyampaikan informasi kepada komunikan sehingga apa yang seorang komunikator inginkan dapat terjadi.

2. Pesan

Pesan adalah informasi yang disampaikan oleh komunikator tersebut, berisi sebuah informasi yang berguna untuk diri komunikator ataupun komunikan

3. Saluran/Media
Saluran/media ini adalah alat yang digunakan untuk memberikan informasi kepada seorang komunikan, dalam kasus komunikasi langsung media nya adalah merupakan ruang dimana komunikator dan komunikan berada. Di dalam saluran/media ini dapat pula terjadi ganguan eksternal yang dapat membuat informasi yang ingin disampaikan menjadi sulit untuk diterima oleh komunikan.

4. Komunikan

Komunikan adalah si penerima pesan yang menerima informasi dari komunikator melalui media. Tugas komunikan disini adalah memahami apa informasi yang disampaikan dan memberikan umpan balik atau feedback kepada komunikan sebagai tanda bahwa informasi dapat diterima dengan baik,




Contoh kasus komunikasi

Di sekitar kita banyak sekali komunikasi yang terjadi entah yang kita ketahui maupun tidak. contoh paling mudah yang dapat kita lihat adalah komunikasi antar guru dan murid, guru berperan sebagai sang komunikator yang memberikan informasi-informasi/pesan kepada murid muridnya dengan media ruang kelas, dalam proses tersebut mungkin ada juga gangguan yang terjadi misalnya sebuah noise atau suara gaduh yang tejadi, maupun itu dari luar ataupun dari murid murid itu sendiri sehingga pesan sulit disampaikan. Setelah media dapat menyampaikan pesan yang di berikan guru, kini tugas murid murid adalah mendengarkannya dan mengerti pesan tersebut. Biasanya murid yang paham akan memberikan feedback kepada gurunya berupa seruan "paham, bu/pak!"

Itu contoh sederhana dari sebuah komunikasi di sekolah, masih banyak lagi komunikasi di luar sana dengan berbagai macam gangguan yang terjadi juga.


Demikian bahasannya tentang komunikasi, mohon maaf kalau ada kesalahan^^
Terimakasih.



Senin, 17 November 2014

Kondisi Politik Indonesia

Hubungan Dengan Ilmu sosial
Sebelumnya telah dibahas tentang Ilmu sosial dasar,lalu apakah hubungannya dengan politik?

Gilchrist: Mengatakan, didalam ilmu politik kita musti mengambil fakta- fakta dan hukum dari asosiasi masyarakat, dimana fakta- fakta dan hukum tersebut merupakan kewajiban dari ilmu sosilogi dalam penentuan. Asal mula hukum- hukum dan pertumbuhan negara diputuskan oleh ilmu sosiologi dimana keistimewaannya diminati oleh para pelajar ilmu politik.


Giddings: Menegaskan, Bagaimana musibah bagi kita yang mengajarkan teori Kenegaraan untuk masyarakat dimana kita sendiri atau masyarakat tersebut tidak mengetahui dasar ilmu sosiologi, maka pengajaran tersebut serupa dengan mengajarkan mereka tentang ilmu bintang atau ilmu pergerakan panas, dimana masyarakat bahkan kita sendiri tidak mengetahui syarat hukum dari pada Newtonian, maka sia- sialah. Abad ini metodologi dari ilmu sociologi dan hukum- hukum masyarakat secara keseluruhan ditemukan dengan terbuka sehingga ilmu politik juga turut berpengaruh.

Dari pendapat ilmuwan dia atas dapat disimpulkan bahwa ilmu sosial dan politik sangatlah berkaitan tanpa adanya sifat sosial maka tidak akan terbangun adanya politik.

Kondisi politik sekarang di Indonesia
Pasca pemilihan presiden dan wakillnya periode 2014-2019 dengan terpilihnya pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla menimbulkan banyak sekali reaksi dari masyarakat.
Jokowi-JK terpilih, setelah berhasil meraup suara terbanyak pada pemilihan presiden (Pilpres) yang digelar pada 9 Juli 2014 lalu. Mereka mengalahkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan nomor urut dua Jokowi-JK sebagai pemenang, gugatan perselisihan hasil pemilihan umum sempat diajukan pasangan Prabowo-Hatta ke Mahkamah Konstitusi (MK).


Mantan Wali Kota Solo, Joko Widodo (Jokowi), akan menjalani orientasi di Istana Negara. Orientasi alias pengenalan seluk beluk Istana itu akan dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada akhir pekan ini.SBY berencana memperkenalkan seluk beluk Istana kepada Jokowi sekaligus mempersiapkan acara suksesi kepemimpinan yang dijadwalkan berlangsung Senin (20/10).


Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-JK, rencananya Pimpinan MPR akan menemui sejumlah tokoh politik. Hal ini dilakukan dalam rangka mencairkan suhu politik pasca pilpres, selain itu komunikasi politik perlu dilakukan agar kedepannya ada keseimbangan antara kepentingan kader partai politik yang ada di MPR maupun di DPR dengan kepentingan program pemerintahan Jokowi-JK. Menurut rencana, Pimpinan MPR,  akan memulai pertemuan pada hari ini, rabu (15/10/2014)  didahului pertemuan dengan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical), dan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pasca Pelantikan

Sidang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla baru saja dimulai. Sebanyak 672 anggota MPR dan ratusan tamu undangan dari berbagai negara menghadiri pengambilan sumpah yang berlangsung di ruang sidang paripurna MPR RI.



Senin 20 Oktober 2014 adalah peralihan estafet kepemimpinan bangsa Indonesia yaitu pelantikan presiden yang ke- tujuh dan wakil presiden RI yang ke- dua belas. Beliau adalah Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang secara resmi hari ini menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI setelah dilantik oleh ketua MPR-RI, Zulkifli Hasan.

Setelah dibentuknya Kabinet baru oleh Joko Widodo yaitu kabinet kerja, maka kita akan menunggu apa yang akan dikerjakan. Nantinya, baik buruk kabinet Jokowi-JK ditentukan oleh keberhasilan mereka dalam menjawab ketiga isu yang dipaparkan Rully. Pertama adalah masalah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dimana bagaikan pedang bermata dua, di satu sisi dapat mengurangi beban fiskal, namun di sisi lain, rasionalitas ekonomi tidak sejalan dengan dukungan publik. Isu kedua adalah kemampuan Jokowi-JK untuk mengembalikan sistem pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung. Isu ketiga adalah kemampuan Kabinet Kerja Jokowi untuk merealisasikan janji kampanye dan program 100 hari pemerintahan.


Senin, 13 Oktober 2014

Ilmu sosial dasar ?

Ilmu sosial dasar? apa itu?

Sebelumnya, yang perlu diketahui bahwa manusia itu adalah makhkuk sosial yang berkaitan dengan satu sama lain (entah itu dengan manusia, lingkungan, hewan dan lain sebagainya). Nah, interaksi anatar makhluk hidup tersebut tadi itulah yang dinamakan dengan Interaksi sosial.

Lalu? ada hubungan apa interaksi sosial dengan Ilmu sosial dasar?
Jadi ilmu sosial dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang konsep konsep ilmu sosial yang paling dasar yang dikembangkan untuk melengkapi gejala gejala sosial agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran manusia (khususnya mahasiswa [karena kita mahasiswa :)]) dalam menanggapi lingkungan sosial dapat ditingkatkan sehingga kepekaan terhadap lingkungan sosial semakin besar. (thanks to : Mas Ahmad Ihsan Kamil ;))

Menurut saya...
Ilmu sosial dasar adalah ilmu yang mempelajari tentang ke'sosial'an dalam kehidupan kita agar kehidupan sosial kita dapat mengalami "Social Knowledge Development"(<-ini ngarang sendiri) sehingga kita dapat menghadapi tantangan sosial dalam kehidupan sehari-hari.



Tujuan Mempelajari Ilmu Sosial Dasar

Tujuan Umum
Setiap apa yang kita pelajari pasti ada tujuan dan maksud dari ilmu tersebut. Tidak mungkin kita mempelajari sesuatu yang tidak jelas maksudnya.
Tujuan disini adalah sebagai tujuan dengan arti luas, jadi Ilmu sosial dasar bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan kepribadian sehingga meningkatkan wawasan sosial mahasiswa menjadi lebih luas.

Tujuan Khusus

  • Memahami adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat
  • Peka terhadap masalah masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha yang menanggulanginya
  • Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya(mempelajarinya)
  • Memahami jalan pikiran para ahli dalam ilmu bidang pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.
(Thanks to : Hamudi Setiyawan Prabowo ;))



Ruang Lingkup

Ilmu sosial dasar mencakup masalah-masalah sosial yang timbul didalam sebuah masyarakat. Untuk menelaah masalah-masalah sosial tersebut hendaknya terlebih dahulu dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tersebut. Sehingga ilmu sosial dasar dapat dibedakan atas tiga golongan beasar yaitu :
  1. Kenyataan-kenyataan sosial yang ada didalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
  2. Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas pada ilmu sosial.
  3. Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan satu sama lain.
Ilmu sosial dasar terdiri dari 8 (delapan) pokok pembahasan. Dari kedelapan pokok pembahasan tersebut maka ruang lingkup perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya :
  1. Berbagai masalah kependudukan dalam hubunganya dengan pengembangan masyarakat dan kebudayaan.
  2. Masalah Individu, keluarga dan masyarakat.
  3. Masalah pemuda dan sosialisasi
  4. Masalah hubungan antara Warga Negara dan Negara
  5. Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
  6.   Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
  7. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan keserjahteraan masyarakat.
(sekali lagi thanks to : Hamudi Setiyawan Prabowo :'D membantu banget kak)



Pemuda Dan Sosialisasi


Yang namanya manusia pasti tidak akan lepas pula dengan sosialisasi, dari bayi, remaja, dewasa sampai usaia tua pun akan bersosialisasi. Disini akan dibahas tentang kehidupan sosial seorang pemuda.

Kita semua tau kehidupan sosial pemuda di Indonesia ini sangat beragam, dapat ditinjau dari segi sosialisasi budaya, sosialisasi yang menyangkut dengan fisik, bahkan politik.

Bila dilihat lebih dalam sebenarnya pemuda pemuda di Indonesia masa kini sangat tidak memperhatikan hal hal tersebut, padahal sangat penting dalam menjalani kehidupan.

Dalam hal sosialisasi budaya, pengaruh budaya luar sudah melekat dengan orang orang Indonesia sehingga kebudayaan Indonesia sudah mulai pudar, bahkan hampir punah, sehingga tujuan pemuda pemuda Indonesia bisa melenceng dari apa yang telah dicita-citakan.
Lain lagi bila dilihat dari sisi psikis, pemuda pemuda Indonesia sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial sekitar, asuhan orang tua juga bisa mempengaruhi psikologi pemuda, nah kasus-kasus pergaulan bebas, narkoba ini yang disebabkan oleh salahnya sosialisasi psikologis ini.


Bagaimana cara lepas dari semua ini?

Mungkin lebih tepatnya bisa dibilang "bagaimana lepas dari kemelencengan ini?" karena masalah ini tidak mungkin lepas dari kita, akan kita jumpai sehari hari.
Lebih kepribadi, karena faktor luar tidak mungkin bisa diubah.
Untuk hal sosial seperti ini kita harus dapat memahami apa yang sedang terjadi di dalam masyarakat, ambil sisi positifnya, pikirkan sisi negatifnya dan berusaha menghindarinya.
Tetaplah jaga hubungan baik dengan lingkungan sekitar, karena hubungan baik dengan sekitar juga akan memberikan timbal balik yang baik pula terhadap kita.
Pelajari segala sesuatu yang dapat membuat kehidupan sosial kita meningkat ke arah yang lebih baik, sehingga kita dapat mencapai social development seperti yang dibicarakan tadi di tujuan mengapa kita harus belajar ilmu sosial dasar tadi.

Ya inilah ilmu sosial dasar itu, intinya adalah bertahan hidup dalam sosial masyarakat ini. Yang bertahan menang, yang tidak kuat mati.


Sekian, terima kasih :)

Sabtu, 27 September 2014

Vocaloid! Menyanyi tanpa manusia!

Hai para gans gans dan cans cans. Saya mau menulis(mengetik lebih tepatnya) posting pertama saya di blog ini.Setelah saya pikir-pikir hmm.. saya akan menulis tentang apa yang menyangkut dengan jurusan kuliah saya. Sistem Informasi.

"Ada yang tau? Iya ibu yang disana?"
"Program ya"
"Yak ibu betul, piring cantik buat ibu"
*ngaco*

Mohon maaf yang tadi lebih baik diabaikan.
Saya ingin mengetik tentang program/software pembuatan musik dengan lirik dengan Vocaloid! Mungkin sudah banyak yang menulis artikel tentang ini tapi saya ingin menuliskannya melalu perspektif saya.

Pernah berfikir membuat musik dengan vocal tanpa menggunakan suara manusia atau manusia yang bernyanyi? Vocaloid bisa menjawab pemikiran anda.
Vocaloid adalah software singing syntheizer buatan Yamaha corp. yang memungkinkan anda membuat penyanyi tanpa seorang penyanyi.



Kenapa gambarnya agak ke-anime anime an, ya, dibuatnya saja oleh orang Jepang (Pak Kenmochi Hideki) pada tahun 2000 lalu dilirik oleh Yamaha corp. sehingga melakukan sebuah kerjasama yang membuat vocaloid banyak dikenal.

Cara kerja program ini yaitu dengan memasukkan lirik dan melodi. TAPI!!! bukan cuma itu saja, Vocaloid ini juga bisa membuat efek vibrato pada suara, pengaturan pitch dan option lain yang akan membuat lagu yang dihasilkan menjadi seperti suara manusia asli.

Software ini dijual sebundle dengan satu karakter suara yang disebut vocal bank. Masing-masing vocaloid memiliki suara dan karakteristik yang berbeda-beda.Dan suara suara vocaloid ini sebenarnya disadur dari manusia asli yang telah direkam pengucapan setiap kosakatanya, biasanya artis terkenal yang mengisi suaranya.

Vocaloid yang (menurut saya yah) paling terkenal saat ini adalah Hatsune Miku


Yang bernyanyi dalam bahasa Jepang. Oh ya, Vocaloid ini padahal pertama kali dirilis dengan vocalbank berbahasa inggris loh, namanya Leon




Setelah Leon dirilis, muncullah vocaloid vocaloid lainnya seperti Miriam, Lola dll. setelah itu barulah dirilis Vocaloid berbahasa Jepang seperti Hatsune Miku, Kaito Shion dll.
Tidak cukup dirilis dalam bahasa Jepang, Vocaloid juga merilis Vocaloid lainnya seperti Bruno(Spanyol), Luo Tianyi(china), SeeU(Korea), Alys(Prancis), dan Ona(catalan(bahasa rome)).


Tidak lengkap yah rasanya kalo belum tau sebenarnya teknologi apa yang sebenarnya dipakai untuk mewujudkan Vocaloid ini.

Teknologi Program Vocaloid ini adalah Concatenative Synthesis yang fragmen vokalnya diambil dari suara manusia dalam frekuensinya.(Bagi yang bingung apa itu Concatenative Synthesis bisa klik ini -> Concatenative synthesis)

Part utama dari Vocaloid adalah Score Editor, singer Library dan synthesis engine yang akan mengambil info skor dari Score Editor, suara yang telah di'tempel'di Singer Library dan semua itu dirangkai menjadi suara yang akan benar benar mirip seperti manusia asli.

Oke segitu dulu ya pembahasannya.Lain kesempatan saya juga mau share lagu-lagu vocaloid yang saya sukai yang dibuat oleh komposer vocaloid terkenal.

Bila ada jarum yang patah jangan dimasukan ke dalam peti
Bila ada kata yang salah yaudah salah aja.

See you in next space ^^